Jumat, 16 November 2012

IMPULSE BUYING

Pembelian dorongan atau impuls membeli adalah keputusan yang tidak direncanakan untuk membeli suatu produk atau jasa, yang dibuat sebelum pembelian. Orang yang cenderung untuk melakukan pembelian tersebut disebut sebagai pembeli dorongan atau pembeli impuls. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi dan perasaan memainkan peran penting dalam pembelian, dipicu dengan melihat produk atau setelah terpapar pesan promosi baik dibuat.

6 Dorongan Hasrat Penting Membeli Produk baik itu offline maupun online selalu ada dalam sifat dasar manusia. 6 dorongan hasrat inilah yang mampu secara natural membangkitkan naluri universial setiap insan di dunia untuk melakukan action, mengambil keputusan penting dan melakukan pembelian.
HASRAT, dan berikut uraiannya:
1. H = HAL BARU
    Manusia punya sifat dasar pembosan dan ketidakpastian karena itu mereka butuh hal baru yang lebih variatif. Coba saja anda makan bakso setiap hari 3 x sehari lalu sambil menonton acara tv yang sama terus menerus maka tidak perlu anda bayangkan, membaca ajakan ini saja mungkin dahi anda sudah berlipat-lipat. Di dunia mayapun begitu silakan anda klik web google setiap anda browsing cari dan terus mencari saya yakin laptop anda mungkin bisa berpindah tempat tapi kalau mau “membanting” tunggu saya ya ada di “samping” ;) . Hal baru yang menyenangkan dapat mendorong hasrat manusia untuk membeli produk apapun yang bisa membunuh rasa bosan mereka.
2. A = AMAL
    Sisi positif manusia yang sangat sensitif adalah jiwa sosialnya, bila ada penderitaan bencana alam banjir, gempa, tanah longsor, kebakaran dan kisah-kisah wong cilik yang mengharukan maka manusia sedikit banyaknya akan tersentuh untuk membelanjakan hartanya untuk membeli produk yang dapat membantu meringankan penderitaan orang lain tsb . Contoh iklannya mungkin bisa seperti “Rp.5000,- dari pembelian produk kami berarti anda telah turut menyumbang kepada fakir miskin dan para korban bencana alam ”. Sisi amal dalam diri manusia dapat disentuh untuk melakukan pembelian produk.
3. S = SUPERIOR
    Tokoh hero sejak anak-anak hingga dewasa yang namanya superman selalu dijadikan pahlawan sebabnya simpel saja karena dia “lebih hebat” dalam hal penerbangan dan kebal seperti debus daripada kebanyakan manusia biasanya. Tidak jarang manusia berani membayar mahal untuk bisa dianggap paling superior. Jangan heran apabila nomor plat mobil atau kartu telepon genggam yang cantik bisa bisa berharga puluhan juta.
4. R = RELASI, KESAMAAN, CINTA
    Buku yang bertuliskan The Best Seller akan lebih cepat terjual karena manusia cenderung untuk ikut-ikutan atau mencari kesamaan. Rasa Cinta yang menggebu bisa membuat gelap mata seorang pria ketika membelanjakan hartanya untuk pasangan wanitanya. Relasi yang sudah lama terjalin mau tidak mau harus dijaga dengan membelanjakan hadiah-hadiah untuk menambah erat hubungan bisnis.
5. A = AMAN DAN KEPASTIAN
    Hasrat manusia yang paling dasar adalah rasa aman dan kepastian. Garansi barang atau uang kembali sudah menjadi jurus andalan dalam penjualan produk  dan mempunyai dorongan hasrat yang tinggi untuk orang mau membeli apalagi ditambah dengan produk yang berkualitas serta terbukti sehingga dapat menimbulkan rasa puas kepada para pembeli. Harga yang jelas dan pasti harus dicantumkan di setiap iklan yang disampaikan. Testimoni dari orang berpengaruh dan mereka yang sudah membuktikan juga turut andil dalam menciptakan hasrat aman dan kepastian dalam melakukan pembelian produk.
6. T =  TUMBUH
    Setiap individu pasti selalu ingin tumbuh lebih baik dari sebelumnya, dari berjalan kaki lalu bersepeda terus menjadi motor lalu bermobil dst dari mesin ketik ke komputer lalu notebook dst mulai dari telepon genggam sebesar batu bata lalu smart phone hingga telepon jam tangan ala james bond. Mereka pasti beli yakin saja karena apabila tidak mampu membeli maka hasrat dorongan untuk tumbuh di dalam diri akan terus mendesak dan mencari jalan untuk mengikuti hasrat tumbuh yang alami tsb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar